Ekstrakurikuler rebana merupakan salah satu kegiatan unggulan di madrasah yang bertujuan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap seni musik Islami sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Melalui lantunan shalawat yang merdu dan irama tabuhan rebana yang harmonis, para siswa tidak hanya belajar seni, tetapi juga menanamkan akhlak mulia serta rasa cinta kepada Rasulullah SAW.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan di bawah bimbingan pembina. Latihan diawali dengan pemanasan vokal, pengenalan nada, serta teknik dasar memegang dan menabuh rebana. Setelah itu siswa mempelajari berbagai lagu shalawat, qasidah, dan hadrah secara bertahap hingga mampu menampilkan harmonisasi yang kompak.
Ekstrakurikuler rebana menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa di bidang seni Islami. Selain meningkatkan kepercayaan diri, kegiatan ini juga melatih kekompakan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Para anggota sering dipercaya mengisi acara-acara keagamaan di madrasah seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Mi’raj, pesantren kilat Ramadhan, serta kegiatan masyarakat sekitar.
Dengan adanya ekstrakurikuler rebana, madrasah berharap peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni dan spiritual yang seimbang. Rebana bukan sekadar seni musik, melainkan sarana dakwah yang lembut, menyejukkan hati, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.